Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada Senin, 27 Juli 2026, malam WIB, di Stadion Pakansari, Bogor. Pertandingan ini menjadi ujian berat mengingat catatan kurang menggembirakan skuad Garuda di laga pembuka turnamen selama lima edisi terakhir: dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Sejak debut di Piala AFF 1996 hingga edisi terakhir pada 2024, Indonesia telah bermain 15 kali di laga pembuka, dengan sembilan kemenangan, empat seri, dan dua kekalahan. Namun, tren terkini menunjukkan ketidakstabilan: pada 2016, Indonesia kalah 2-4 dari Thailand; pada 2018, takluk 0-1 dari Singapura; dan pada 2024, bermain imbang 3-3 melawan Laos di Stadion Manahan. Hanya pada 2020 dan 2022, Indonesia berhasil menang atas Kamboja dengan skor 4-2 dan 2-1.
Kamboja, yang kini diperkuat sejumlah pemain naturalisasi, menjadi lawan yang semakin sulit dihadapi. Pelatih John Herdman dan timnya menyadari bahwa memulai turnamen dengan kemenangan menjadi kunci untuk membangun momentum. Dengan target besar untuk meraih gelar, Indonesia harus mengatasi pola lama yang kerap membuat mereka kesulitan memenangi laga pembuka.
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga soal psikologis—mengakhiri tren buruk di laga perdana dan membuka jalan menuju gelar ke-7 Piala AFF.















