Sumbawanews.com,- Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan federasi serius mempersiapkan Timnas Indonesia menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan digelar pada 21 September hingga 3 Oktober mendatang di Indonesia sebagai tuan rumah. Meski baru saja gagal lolos dari fase grup Piala AFF 2026 dengan raihan dua menang, satu imbang, dan satu kalah, Yunus menekankan bahwa skuad Garuda tidak tampil dengan kekuatan terbaik akibat banyaknya pemain inti yang absen. Ia meminta seluruh pihak menjaga kondisi fisik dan mental para pemain, sekaligus menghindari kritik pedas dari suporter, mengingat rangkaian ajang besar masih menanti: FIFA Matchday November dan Piala Asia 2027.
Yunus menegaskan, keikutsertaan di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar kompetisi, tapi juga soal gengsi negara karena menyandang label FIFA. Ia menekankan, jangan sampai kegagalan di Piala AFF 2026 membuat tim tenggelam dalam tekanan. “Kita tidak mau mereka cedera,” ujar Yunus di Jakarta, Senin (10/8/2026). Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat ditetapkan sebagai venue utama turnamen tersebut.
Selain itu, Yunus menyebut bahwa jadwal FIFA Matchday November akan diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, termasuk lawan-lawan yang kemungkinan berasal dari negara berperingkat tinggi bahkan peserta Piala Dunia. Di bulan Januari 2027, Timnas Indonesia kembali menghadapi tantangan berat di Piala Asia. Untuk itu, PSSI berkomitmen memberikan apresiasi kepada para pemain, sekaligus mengajak para suporter dan netizen untuk mendukung, bukan mencela, demi menjaga semangat tim menjelang momen-momen bersejarah.















