Sumbawanews.com,- Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, setelah rapat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah menyetujui kesiapan infrastruktur dan jaminan pemerintah. Keputusan ini dikonfirmasi oleh FIFA setelah Presiden RI menerbitkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan ke federasi sepak bola dunia. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan, proses negosiasi kontrak tuan rumah kini memasuki tahap akhir penyelarasan teknis, dengan ketentuan yang serupa dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 tahun lalu.
Untuk mendukung kelancaran turnamen, pemerintah pusat dan daerah telah menyiapkan fasilitas latihan berstandar internasional. Di Jakarta, tiga lapangan—Banteng, Soemantri Brodjonegoro, dan JIS—akan menjadi lokasi latihan tim peserta, sementara di Jawa Barat, lima venue dipersiapkan: Lapangan Arcamanik, Stadion Sidolig, Stadion Jati Unpad, Stadion IPDN, dan Stadion ITB. Dirut PPK-GBK Rakhmadi Afif Kusumo menegaskan, seluruh area luar stadion akan disesuaikan dengan standar branding dan keamanan FIFA. Perwakilan Pemprov Jawa Barat Herman Suyatman menambahkan, kesiapan Si Jalak Harupat sebagai venue utama di wilayahnya telah diuji lewat pengalaman sebagai tuan rumah Piala Dunia, dan komitmen totalitas untuk turnamen ini tak tergoyahkan.
FIFA ASEAN Cup 2026, ajang perdana dalam sejarah kompetisi ini, dijadwalkan berlangsung dari 21 September hingga 3 Oktober 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura, sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.















