Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh Singapura di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Hasil itu membuat Garuda finis di posisi ketiga Grup A dengan 7 poin, kalah dari Vietnam (10 poin) dan tuan rumah Singapura (8 poin). Kegagalan ini memperpanjang puasa gelar Indonesia di ajang tersebut sejak edisi perdana tahun 1996, sekaligus menjadi pintu masuk bagi tim untuk mempersiapkan diri menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan pada 23 September mendatang.
Dalam laga penentuan nasib, Indonesia membutuhkan kemenangan untuk menembus empat besar, namun tak mampu mengubah keunggulan awal menjadi hasil maksimal. Singapura menyamakan kedudukan lewat gol balasan setelah sebelumnya Indonesia unggul terlebih dahulu. Kekalahan strategis ini mengulang kegagalan serupa yang pernah terjadi pada Piala AFF 2014, ketika timnas juga tersingkir di fase grup.
Kapten tim, Rizky Ridho, meminta maaf kepada para suporter atas hasil yang tidak memuaskan. “Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami selalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan,” ujar Ridho usai laga. Ia menegaskan bahwa evaluasi mendalam akan dilakukan demi mempersiapkan tampilan lebih maksimal di FIFA ASEAN Cup, turnamen pertama di bawah naungan FIFA yang memungkinkan Indonesia menurunkan pemain-pemain terbaiknya yang bermain di Eropa, berbeda dengan Piala AFF yang tidak berjalan di jeda internasional.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momen krusial bagi Indonesia untuk membuktikan kemajuan, sekaligus meraih poin penting dalam peringkat dunia. Dengan sistem turnamen yang lebih kompetitif dan diikuti oleh seluruh negara ASEAN tanpa batasan pemain, peluang meraih gelar pertama di level regional kini terbuka lebih lebar — asalkan tim bisa belajar dari kegagalan di Piala AFF.















