Sumbawanews.com,- Suporter timnas Malaysia memprotes keras kenaikan harga tiket laga semifinal Piala AFF 2026 melawan Vietnam, yang melonjak hampir 70 persen dibanding babak grup. Kebijakan itu diterapkan oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), dengan tiket kategori dewasa naik dari RM30 (Rp131 ribu) menjadi RM50 (Rp218 ribu), tribun dari RM50 menjadi RM70 (Rp305 ribu), dan VIP dari RM70 menjadi RM100 (Rp436 ribu). Laga leg pertama akan digelar pada 16 Agustus di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur, Cheras, yang hanya berkapasitas 18.000 penonton—jauh lebih kecil dibanding Stadion Bukit Jalil yang mampu menampung 87.500 orang. Banyak suporter menilai kenaikan harga tidak sepadan dengan fasilitas dan skala stadion, terutama karena sebelumnya tiket RM50 pernah tersedia untuk pertandingan di Bukit Jalil pada 2018.
Di media sosial, gelombang kritik mengalir deras. Salah satu akun Instagram menulis, “Bukannya saya tidak mampu membelinya, tetapi harga RM50 untuk bermain di Cheras tampaknya sangat mahal.” Pengguna lain membandingkan: “Pada tahun 2018 saya bisa membeli tiket seharga RM50 karena bermain di Bukit Jalil, ini RM50 untuk bermain di Cheras, sungguh tidak pantas.” Netizen lain mengecam, “Jika bermain di Bukit Jalil, Anda ingin memberikan harga seperti ini, ini bermain di Cheras, pikirkan sedikit FAM.” Banyak yang menyesalkan keputusan mendadak, dengan seruan agar harga tetap konsisten sejak awal agar suporter bisa mendukung Harimau Malaya secara penuh.
Malaysia lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B, dengan tiga kemenangan atas Myanmar, Laos, dan Filipina, serta satu kekalahan dari Thailand. Laga leg kedua akan berlangsung pada 19 Agustus di Stadion Nasional My Dinh, Vietnam. Daftar harga tiket resmi menunjukkan kategori anak seharga Rp21 ribu, dewasa Rp218 ribu, tribun Rp305 ribu, dan VIP Rp436 ribu.















