Home Serba Serbi Tekno Gunung Bromo Rekam Gempa Hybrid, Status Tetap Waspada

Gunung Bromo Rekam Gempa Hybrid, Status Tetap Waspada

Sumbawanews.com,- Seismograf Gunung Bromo mencatat dua kejadian gempa hybrid pada Senin, 20 Juli 2026, dengan amplitudo 1 mm dan durasi 35–42 detik. Gempa jenis ini, yang terkait dengan pergerakan fluida atau magma di kedalaman dangkal, muncul dalam laporan pengamatan harian dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB pada 19 Juli 2026. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Bromo, Wahyu Andrian Kusuma, menyatakan bahwa aktivitas vulkanik lain juga terdeteksi, termasuk lima gempa frekuensi rendah dan satu tremor menerus dengan amplitudo 0,5–1,0 mm. Status aktivitas Gunung Bromo tetap pada Level II (Waspada), sesuai rekomendasi PVMBG yang melarang semua aktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah aktif dan mengingatkan warga akan risiko letusan freatik tiba-tiba.

Selain itu, pengamatan visual menunjukkan asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, mencapai ketinggian 50–800 meter dari puncak. Suhu udara di kawasan itu berkisar antara 7–20 derajat Celsius, dengan kondisi cuaca cerah hingga mendung. Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan skala 0–III. Gunung Bromo terakhir erupsi pada 19 Juli 2019 pukul 16.37 WIB, dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 434 detik, meski letusan tidak teramati secara visual.

Previous articleTimnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Cucurella Janji Tato Wajah De La Fuente
Next articleFerran Torres Cetak Sejarah, Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026