Sumbawanews.com,- Eks direktur teknik FIGC Paolo Maldini mengungkap bahwa Pep Guardiola menolak tawaran melatih Timnas Italia karena kelelahan fisik dan mental setelah memimpin Manchester City selama satu dekade. Keputusan itu diambil setelah kegagalan timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026, yang menjadi kegagalan ketiga berturut-turut di ajang sepak bola dunia. Guardiola, yang baru saja menyelesaikan masa jabatan 10 tahunnya di Premier League, bahkan sempat menjalani operasi punggung dan memilih untuk beristirahat total.
FIGC sempat serius mempertimbangkan Guardiola sebagai pengganti pelatih sebelumnya, dengan mempelajari secara mendalam struktur skuad dari level U-17 hingga tim utama. Namun, ketika Guardiola menyatakan penolakan, manajemen FIGC beralih ke Andrea Pirlo. Namun, negosiasi dengan Pirlo gagal setelah terungkap ia menjabat sebagai duta perusahaan taruhan olahraga Rusia, sebuah kebijakan yang tidak dapat diterima oleh federasi. Kondisi ini memicu mundurnya Maldini bersama rekan direktur Leonardo.
Akhirnya, FIGC memilih kembali Roberto Mancini — pelatih yang sebelumnya membawa Italia meraih gelar Euro 2020 — untuk memimpin timnas pada periode kedua, setelah masa jabatannya yang pertama dari 2008 hingga 2013. Maldini menegaskan bahwa proses pencarian pelatih dilakukan secara transparan, dengan selalu memberi informasi lengkap kepada Presiden FIGC Giovanni Malagò.















