Sumbawanews.com,- Google mengumumkan bahwa layanan Google Wallet akan mulai mendukung identitas digital dari sejumlah negara anggota Uni Eropa mulai musim panas ini. Dalam langkah yang sekaligus memperkuat keamanan digital, perusahaan juga meluncurkan sistem verifikasi usia baru yang dikembangkan bersama Sparkasse Bank, salah satu lembaga keuangan terkemuka di Eropa.
Meskipun belum disebutkan negara-negara mana saja yang akan ikut serta, proses penambahan identitas digital di Google Wallet diperkirakan mengikuti pola yang sama seperti saat mendukung paspor di Inggris dan Amerika Serikat. Pengguna akan diminta merekam video selfie, memindai dokumen resmi pemerintah, lalu membiarkan sistem Google Wallet membandingkan keduanya untuk memastikan keaslian data sebelum identitas tersebut tersimpan di aplikasi.
Upaya Google dalam membangun infrastruktur verifikasi usia telah berjalan sejak awal 2025, sebagai respons terhadap regulasi keamanan daring seperti UK’s Online Safety Act dan berbagai undang-undang serupa yang muncul di AS serta kawasan Eropa. Pada April 2025, Google memperkenalkan teknologi Zero Knowledge Proof ke dalam Google Wallet—teknologi yang memungkinkan verifikasi usia tanpa mengungkapkan informasi pribadi sensitif. Melalui kemitraan dengan Sparkasse, nasabah bank ini kini dapat membuktikan usia mereka hanya dengan mengandalkan Google Wallet, tanpa perlu membagikan nama, alamat, atau tanggal lahir.
Selain fitur identitas dan verifikasi usia, Google juga menyempurnakan pengalaman pembayaran melalui Google Pay. Kini, jika toko daring di Eropa mendukung fitur direct checkout Google Pay, pengguna dapat memilih dan membayar langsung menggunakan salah satu metode pembayaran yang tersimpan di Google Wallet—mirip dengan cara kerja Apple Pay. Google juga memperbarui fitur Secure Payment Authentication-nya, sehingga pelanggan di Eropa kini dapat melakukan transaksi online hanya dengan verifikasi biometrik—tanpa perlu memasukkan kode satu kali atau dialihkan ke situs verifikasi identitas tambahan.
Langkah-langkah ini menandai percepatan Google dalam mengintegrasikan layanan keuangan dan identitas digital ke dalam satu platform yang aman, cepat, dan privasi-terjaga, sejalan dengan tren regulasi digital yang semakin ketat di benua Eropa.

















