Sumbawanews.com,- Google siap meluncurkan Gemini Spark di Asia Tenggara, sebuah agen AI proaktif yang mampu bekerja mandiri 24 jam untuk meningkatkan produktivitas pengguna. Agen ini terintegrasi mendalam dengan ekosistem Google Workspace seperti Gmail, Docs, dan Slides, dan tetap beroperasi bahkan saat perangkat pengguna dalam keadaan tertutup atau terkunci. Laporan Gemini Report: Southeast Asia 2026 menunjukkan bahwa pengguna di Indonesia menjadi pemimpin regional dalam inovasi visual berbasis AI, dengan sekitar 9 juta gambar dihasilkan setiap hari menggunakan Gemini.
Gemini Spark dirancang untuk merespons kebutuhan pasar yang dinamis, terutama di kalangan generasi muda. Hampir 40% pengguna aktif Gemini di kawasan ini berusia di bawah 25 tahun, dengan pola permintaan yang lebih kompleks dan detail. Di Indonesia, 82% pengguna mengakses Gemini melalui perangkat seluler, dan sekitar 80% perintah yang diberikan ditulis dalam Bahasa Indonesia sehari-hari, bukan bahasa Inggris. Kemampuan AI ini memahami konteks lokal dan menerima input multimodal—seperti foto, suara, dan video—mendorong ledakan kreativitas visual yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Selain itu, pengguna Indonesia kini lebih memilih berinteraksi dengan AI melalui perintah suara dan visual daripada mengetik konvensional. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan produksi konten visual berbasis AI terbesar di Asia Tenggara. Sementara itu, di luar wilayah ini, Apple membatasi jumlah perangkat yang bisa terhubung ke satu akun Find My hingga 32 item, termasuk AirTag, AirPods, dan aksesori kompatibel lainnya. Setiap set AirPods dihitung sebagai tiga item terpisah—wadah pengisi daya dan dua earbud—sehingga pengguna perlu memantau batas ini melalui aplikasi Find My di iPhone.















