Sumbawanews.com,- Pada 27 Juli 2026, Google meluncurkan pembaruan sistem untuk memperbaiki kendala visual tersendat yang mengganggu pengalaman pengguna saat menggulir halaman di Chrome versi Android. Masalah ini, yang telah dilaporkan sejak 2023, disebabkan oleh ketidaksesuaian antara pengaturan frame scroll dan kecepatan refresh layar, sehingga membuat navigasi terasa patah-patah, terutama pada situs dengan konten visual padat.
Setelah melalui analisis mendalam menggunakan alat pelacakan Perfetto, tim Chrome mengidentifikasi akar masalah pada mekanisme render grafis dan penanganan thread utama. Pembaruan ini fokus pada optimasi alur input melalui fitur Input Vizard, yang memindahkan beban transisi sentuhan dari thread utama ke thread compositor GPU, sekaligus merombak cara browser mengelola elemen antarmuka saat scrolling. Tujuannya jelas: mengurangi lag dan meningkatkan kehalusan gerakan tanpa membebani kinerja perangkat.
Pembaruan awal kini sedang diuji coba secara terbatas pada versi Chrome Canary dan Developer, sebagai langkah pencegahan sebelum dirilis ke seluruh pengguna Android dalam pembaruan utama mendatang. Google menegaskan bahwa perbaikan ini tidak melibatkan perubahan fitur baru, tetapi penyempurnaan teknis yang bertujuan memulihkan pengalaman pengguna yang mulus dan responsif.















