Home Serba Serbi Tekno Google Maps Terbatas di Korea Selatan, Ini Alasan Resminya

Google Maps Terbatas di Korea Selatan, Ini Alasan Resminya

Sumbawanews.com,- Di Korea Selatan, pengguna Google Maps tidak dapat memanfaatkan fitur navigasi lengkap seperti arah berkendara, berjalan kaki, atau bersepeda, meskipun aplikasi tersebut tetap bisa digunakan untuk mencari lokasi, melihat gambar, dan membaca ulasan. Keterbatasan ini berasal dari sengketa antara Google dan pemerintah Korea Selatan sejak 2006, ketika Google menggunakan nama-nama dalam bahasa Jepang untuk sejumlah tempat di peta, yang dianggap sensitif oleh pihak Korea. Pemerintah Korea Selatan kemudian mengembangkan peta satelit resmi berskala 1:25.000 pada 2008 dan versi lebih detail 1:5.000 pada 2016, dengan syarat bahwa data peta tingkat tinggi hanya boleh digunakan setelah mendapat persetujuan resmi. Google ditolak mengakses data tersebut untuk menyediakan fitur navigasi real-time karena kekhawatiran keamanan nasional, terutama terkait lokasi markas militer, mengingat Korea Selatan masih dalam keadaan perang secara de facto dengan Korea Utara sejak gencatan senjata 1953. Pada akhir Februari 2026, kedua pihak mencapai kesepakatan: Google diizinkan menggunakan data peta berskala 1:5.000 asalkan diproses di server lokal, disetujui pemerintah sebelum diekspor, dan koordinat longitude-latitude untuk lokasi sensitif dihapus dari Google Maps dan Google Earth. Namun hingga kini, fitur navigasi lengkap belum aktif. Pengguna di Korea Selatan, baik lokal maupun wisatawan, tetap harus mengandalkan aplikasi navigasi lokal seperti Naver Maps, KakaoMap, dan TMAP yang menyediakan arah berkendara, transportasi umum, dan informasi lalu lintas real-time. Apple Maps juga belum mendapat izin untuk menggunakan peta presisi tinggi 1:5.000 hingga awal Februari 2026.

Previous articleNorwegia Pindah Hotel Mendadak Jelang Hadapi Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026
Next article74 Kg Emas dan Rp 476 Miliar Valas Disita Polri di Bogor