Sumbawanews.com,- BNPB melaporkan peningkatan signifikan jumlah pengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur, yang kini mencapai 192.303 orang. Penambahan sebanyak 16.394 orang tercatat dalam pembaruan data terbaru, yang disebabkan oleh proses validasi ulang di sejumlah daerah terdampak. Kabupaten Ngada menjadi wilayah dengan lonjakan terbesar, dari 3.259 menjadi 21.552 pengungsi. Sementara itu, Nagekeo tetap menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yaitu 52.284 orang, tersebar di tujuh kabupaten yang terkena dampak gempa.















