Home Berita Olah Raga Gaji Luis de la Fuente Dibandingkan Hong Myung-bo Usai Spanyol Juara Piala...

Gaji Luis de la Fuente Dibandingkan Hong Myung-bo Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Setelah membawa Timnas Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026, pelatih Luis de la Fuente menjadi sorotan media Korea yang membandingkan gajinya dengan pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo. Kemenangan 1-0 atas Argentina di final menjadi puncak pencapaian De la Fuente yang sejak 2022 sukses mengantarkan La Roja menjuarai UEFA Nations League 2023, Euro 2024, dan kini Piala Dunia 2026.

Media Spanyol AS melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menjadikan perpanjangan kontrak De la Fuente hingga 2030 sebagai prioritas utama. Presiden RFEF, Rafael Louzán, berencana bertemu dengan pelatih berusia 65 tahun itu setelah masa liburan musim panas untuk membahas perpanjangan kontrak sekaligus penyesuaian gaji yang sepadan dengan prestasinya. Sebelumnya, Louzán secara terbuka menyatakan harapannya agar De la Fuente tetap memimpin tim nasional, mengingat perannya dalam membawa Spanyol menuju era kejayaan baru.

Sementara itu, media Korea Selatan menyoroti perbedaan signifikan antara kompensasi De la Fuente dan Hong Myung-bo, yang menangani tim nasional Korea Selatan dengan reputasi kuat di level Asia. Meski tidak disebutkan angka pasti, perbandingan ini mencerminkan ketimpangan antara sistem penggajian pelatih di negara-negara dengan basis sepak bola komersial tinggi dan yang masih berkembang.

De la Fuente mencatat rekor gemilang dalam 49 pertandingan sebagai pelatih kepala Spanyol: 37 kemenangan, 10 imbang, dan hanya dua kekalahan. Prestasi ini memperkuat posisinya sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Spanyol. Sementara itu, Hong Myung-bo, mantan kapten timnas Korea Selatan yang memimpin timnya ke semifinal Piala Dunia 2002, kini menangani tim nasional dengan tantangan berbeda, termasuk keterbatasan anggaran dan infrastruktur.

Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026 juga memicu spekulasi tentang masa depan De la Fuente, termasuk kemungkinan ia akan menjadi pelatih pertama yang memenangkan tiga kompetisi besar berturut-turut sejak 1970-an. RFEF diyakini siap memberikan kontrak jangka panjang dan kompensasi terbaik untuk mempertahankan sang arsitek kejayaan.

Previous articleThom Haye Jadi Ancaman Nyata Vietnam di Piala AFF 2026
Next articleJepang Luncurkan Bilik Pendingin Manusia untuk Lawan Panas Ekstrem