Home Berita Olah Raga FIFA Selidiki Spanduk Malvinas di Final Piala Dunia 2026

FIFA Selidiki Spanduk Malvinas di Final Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- FIFA resmi membuka investigasi terhadap tim nasional Argentina setelah pemainnya membentangkan spanduk bertuliskan “Malvinas” usai menang atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026). Tindakan tersebut dinilai melanggar aturan larangan membawa pesan politik ke dalam pertandingan resmi FIFA, dan berpotensi menyeret Argentina pada sanksi disiplin, termasuk denda atau larangan bermain bagi pemain yang terlibat.

Kemenangan dramatis Argentina 2-1 atas Inggris, yang dicetak lewat gol Enzo Fernández di menit ke-85 dan Lautaro Martínez di injury time, memicu perayaan penuh emosi di lapangan. Namun, perayaan itu langsung tercoreng oleh munculnya spanduk bertuliskan “Las Malvinas Son Argentinas” — simbol dari klaim bersejarah Argentina atas Kepulauan Falkland, yang dikuasai Inggris sejak 1833 dan menjadi sengketa geopolitik sejak Perang Falkland 1982. Meskipun referendum 2013 menunjukkan mayoritas penduduk pulau memilih tetap di bawah kedaulatan Inggris, Argentina tetap mempertahankan klaimnya secara resmi.

FIFA, melalui pernyataan resmi yang dikutip dari BBC, menegaskan bahwa Komite Disiplin Independen sedang meninjau laporan pertandingan dan semua bukti terkait insiden tersebut sebelum memutuskan langkah hukum lebih lanjut sesuai Kode Disiplin FIFA. Pernyataan itu menegaskan bahwa setiap bentuk promosi politik, simbol, atau pesan yang bersifat kontroversial di area pertandingan dilarang keras, tanpa pengecualian.

Pemerintah Inggris pun telah menyampaikan protes resmi kepada FIFA, meminta tindakan tegas terhadap tim Argentina. Sementara itu, para pemain dan ofisial Argentina belum memberikan komentar publik terkait insiden ini, meski dukungan terhadap klaim Malvinas tetap menjadi bagian dari identitas nasional mereka di kancah olahraga internasional. Investigasi FIFA kini menjadi sorotan global, menguji batas antara simbolisme nasional dan netralitas olahraga.

Previous articleInggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Kane: Kami Sudah Berikan Segalanya
Next articleFast Charging Tidak Otomatis Rusak Baterai, Ini Fakta Ilmiahnya