Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa kepastian peserta dan format FIFA ASEAN Cup 2026 masih dalam proses finalisasi bersama FIFA, menyusul beredarnya informasi tidak resmi tentang pembagian grup di media sosial. Erick menegaskan, hingga Senin (10/8), pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari FIFA terkait jadwal pertandingan dan daftar tim peserta, dengan negosiasi kontrak tuan rumah tinggal menyisakan sedikit poin teknis. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura, sementara Grup B diisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina—namun kabar batalnya keikutsertaan India membuat informasi itu menjadi simpang siur. Di divisi kedua, enam negara dijadwalkan bertanding di Hong Kong, dengan Grup A terdiri dari Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sementara Grup B berisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste. Erick menekankan bahwa turnamen ini merupakan program resmi FIFA, bukan inisiatif lokal, dan seluruh keputusan teknis—termasuk kepesertaan dan regulasi—berada di bawah wewenang penuh federasi sepak bola dunia. Ia menyebut FIFA ASEAN Cup sebagai ajang terbesar setelah Piala Dunia, yang akan bergulir dari 21 September hingga 3 Oktober 2026, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung sebagai tuan rumah resmi yang ditunjuk PSSI.
FIFA ASEAN Cup 2026 Masih Menunggu Konfirmasi Resmi dari FIFA
Baca Juga:















