Home Berita Olah Raga Dua Legenda Garuda Pantau Bakat Muda di Soekarno Cup 2026

Dua Legenda Garuda Pantau Bakat Muda di Soekarno Cup 2026

Sumbawanews.com,- Dua ikon sepak bola Indonesia, Yusuf Ekodono dan Anang Maruf, turun langsung memantau perkembangan 400 pemain muda dari 16 provinsi dalam Soekarno Cup 2026, yang berlangsung di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan dari 10 hingga 24 Agustus 2026. Keduanya tidak hanya bertindak sebagai juru bicara turnamen, tetapi juga secara aktif mengamati performa para pemain untuk memilih man of the match di setiap laga. Mereka percaya bahwa ajang ini menjadi jembatan penting bagi bakat-bakat terpendam dari daerah-daerah yang belum tersentuh sistem pembinaan formal.

Anang Maruf, mantan bek kanan Timnas Indonesia, menekankan bahwa pembinaan usia muda adalah investasi terbesar bagi masa depan sepak bola nasional. “Masih banyak anak-anak bertalenta di pelosok Tanah Air yang membutuhkan kesempatan untuk tampil dan berkembang. Soekarno Cup menjadi wadah untuk itu,” ujarnya. Senada dengannya, Yusuf Ekodono, pahlawan emas SEA Games 1991, mengapresiasi regulasi ketat turnamen yang hanya memperbolehkan pemain yang belum pernah tampil di Liga 1, Liga 2, Liga 3, maupun Elite Pro Academy. “Aturan ini benar-benar memberi ruang kepada mereka yang belum pernah mendapat panggung. Mereka inilah yang perlu kita dorong agar kepercayaan dirinya tumbuh,” kata Yusuf.

Keduanya menegaskan, Soekarno Cup bukanlah pesaing kompetisi resmi federasi seperti Piala Soeratin atau Elite Pro Academy, melainkan mitra strategis yang saling melengkapi. “Semakin banyak kompetisi pembinaan yang berkualitas, semakin luas pula proses pencarian bakat. Kami menyadari betapa besarnya potensi anak muda yang belum termonitor oleh kompetisi formal,” jelas Yusuf. Harapan mereka sederhana namun mendalam: melihat nama-nama baru muncul dari turnamen ini, lalu suatu hari nanti mengenakan jersey Garuda di kancah internasional.

Dengan pengalaman panjang sebagai pemain Timnas, Yusuf dan Anang berkomitmen menjadikan Soekarno Cup sebagai momentum untuk menghubungkan bakat lokal dengan jenjang karier yang lebih tinggi. Mereka yakin, kekuatan masa depan Timnas Indonesia akan dibangun bukan hanya di akademi besar, tapi juga dari lapangan-lapangan kecil di pelosok Nusantara.

Previous articleOkezone National Championship 2026 Resmi Dimulai, 24 Tim SMA Berebut Tiket Grand Final
Next articleChelsea Hancurkan AC Milan 3-0 di GBK, Alonso Puji Jackson dan Palestra