Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pelaksanaan khitanan massal gratis bagi 5.000 anak pada 2027, sebagai bagian dari rangkaian perayaan 500 tahun berdirinya Kota Jakarta. Target tersebut diumumkan saat ia menghadiri penutupan kegiatan khitanan massal bersama PAM Jaya di Graha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, pada 8 Juli 2026. Program ini dirancang sejak sekarang untuk memastikan penyelenggaraan yang optimal dan mencapai sasaran yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, ketika 2.445 anak berhasil dikhitan dalam satu periode—memecahkan rekor MURI.
Pramono menekankan bahwa peringatan lima abad Jakarta bukan sekadar simbolis, tapi momentum untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain khitanan massal, Pemprov DKI juga akan memberikan layanan transportasi gratis senilai Rp1 untuk seluruh moda, termasuk Transjakarta dan Jaklingko, serta akses gratis ke sejumlah lokasi wisata seperti Monas, Ragunan, dan Ancol. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh warga Indonesia, bukan hanya penduduk Jakarta.
Kegiatan khitanan massal tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara PAM Jaya, Wanita PAM Jaya, dan Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta. Pramono mengapresiasi kerja sama tersebut dan meminta Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, untuk segera mempersiapkan logistik, tenaga medis, dan jaringan distribusi agar target 5.000 peserta pada tahun depan dapat tercapai dengan lancar dan profesional. Ia berharap program ini menjadi warisan sosial berkelanjutan menjelang perayaan sejarah Kota Jakarta.















