Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps memberikan respons tajam terhadap kritik pedas dari legenda tim nasional, Christophe Dugarry, setelah Les Bleus tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026 oleh Spanyol. Dugarry, yang pernah meraih gelar juara bersama Deschamps pada 1998, menyebut kekalahan itu sebagai “penghinaan” dan merasa timnya “dikhianati” meski memiliki skuad bintang. Menanggapi itu, Deschamps menolak memperdebatkan pernyataan mantan pemainnya, dengan mengatakan, “Apa yang Anda ingin saya katakan? Entah dia seorang jurnalis atau mantan pemain, dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau.” Saat ditanya ulang oleh jurnalis Eurosport, Deschamps justru menegaskan, “Mengapa Anda tidak mencari orang-orang yang mengatakan hal-hal baik? Anda selalu mencari orang yang mengatakan itu.”
Prancis kini bersiap menghadapi Inggris dalam pertandingan penentuan peringkat ketiga, sementara Deschamps tetap fokus pada proses tim meski tekanan dari dalam maupun luar kian meningkat. Kritik dari Dugarry memperdalam perdebatan tentang arah masa depan tim nasional Prancis, terutama menjelang kemungkinan pergantian pelatih pasca-Piala Dunia ini.















