Sumbawanews.com,- Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengibaratkan proses pemakzulan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden seperti strategi parkir bus dalam sepak bola. Menurutnya, bola panas pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan tidak ditemukannya ijazah Gibran setara SLTA atau sederajat kini berada di tangan DPR RI. Anggota legislatif saat ini masih menunggu dan mengamati perkembangan, menunggu apakah ada “penumpang” yang siap naik ke kendaraan pemakzulan. Denny menilai sikap wait and see itu wajar, sebab pimpinan koalisi dan kabinet—yang menentukan arah politik proses ini—masih mempertimbangkan langkah selanjutnya.















