Home Berita Olah Raga Davide Ancelotti Resmi Lepas dari Bayang-Bayang Ayah dengan Kemenangan Perdana di Lille

Davide Ancelotti Resmi Lepas dari Bayang-Bayang Ayah dengan Kemenangan Perdana di Lille

Sumbawanews.com,- Davide Ancelotti memulai karier kepelatihan utamanya dengan kemenangan perdana, saat Lille menaklukkan Angers 2-0 pada laga pembuka Ligue 1 musim 2026/2027, Minggu (23/8) malam WIB. Dua gol kemenangan dicetak oleh Olivier Giroud dan Santos, membawa tim asuhannya meraih tiga poin pertama di bawah kendali pelatih berusia 37 tahun itu. Ini adalah momen bersejarah bagi Davide, yang selama ini dikenal sebagai putra legenda Carlo Ancelotti, bukan sebagai sosok yang menentukan arah tim sendiri.

Davide resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Lille pada musim panas 2026, dengan kontrak berdurasi dua tahun hingga 2028. Sebelumnya, ia menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai asisten pelatih ayahnya di klub-klub elite seperti PSG, Real Madrid, Bayern Munich, Napoli, Everton, hingga Timnas Brasil. Karier bermainnya sebagai gelandang berakhir tragis di usia 20 tahun setelah membela Borgomanero pada 2009. Ia lalu menempuh studi ilmu keolahragaan dan meraih lisensi kepelatihan UEFA, membangun fondasi teknis yang kokoh sebelum akhirnya memutuskan mengambil alih kendali tim sendiri.

Dalam wawancara eksklusif dengan beIN Sports, Davide menegaskan tekadnya untuk tidak hidup dalam bayang-bayang nama besar keluarganya. “Saya sangat senang menjadi seorang Ancelotti, menyandang nama keluarga ini. Namun, saya tidak ingin membandingkan diri dengan ayah saya. Saya tidak merasa tertekan karenanya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman panjang sebagai asisten di tim-tim dengan standar tinggi justru menjadi bekal utamanya menghadapi tekanan di Lille, tempat ia memulai petualangan pertamanya sebagai pelatih kepala.

Kemenangan 2-0 atas Angers bukan sekadar awal yang baik, tapi juga simbol keberanian Davide untuk menulis kisahnya sendiri — tanpa perlu meniru, tanpa perlu membuktikan, hanya dengan menjalani peran sebagai pelatih yang autentik. Pertanyaan besar kini menggantung: mampukah ia membawa Lille menggoyang dominasi PSG di kancah sepak bola Prancis? Untuk saat ini, yang pasti, ia sudah memulai perjalanan itu dengan langkah yang tepat.

Previous articleRobot Humanoid China Pecahkan Rekor Lari 100 Meter Usain Bolt
Next articleBrighton Juarai Pekan Pertama Liga Inggris, Manchester United dan Tottenham Gagal Poin