Home Berita Olah Raga Cristiano Ronaldo Akhiri Puasa Gol di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Akhiri Puasa Gol di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Di tengah tekanan dan spekulasi tentang masa depannya di level internasional, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan mengapa ia tetap menjadi sosok tak tergantikan bagi Portugal. Dalam laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB, sang kapten mencetak dua gol dalam kemenangan telak Portugal 5-0 atas Uzbekistan—sekaligus mengakhiri puasa gol panjangnya di turnamen besar.

Sebelumnya, Ronaldo melewati 10 pertandingan berturut-turut tanpa mencetak gol—mulai dari Euro 2024 hingga laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan RD Kongo yang berakhir imbang 1-1. Kritik pun menghampiri, terutama setelah penampilannya di laga pertama dinilai kurang mengancam. Namun, di Houston, ia menjawab semua keraguan dengan dua tembakan mematikan di babak pertama: satu dari jarak dekat setelah umpan silang dari Rafael Leão, dan satu lagi dari tendangan bebas yang mengelabui kiper Uzbekistan dengan presisi sempurna.

“Penting bagi kapten kami untuk mencetak gol,” ujar Bruno Fernandes, gelandang sekaligus salah satu pemimpin lapangan tengah Portugal. “Dia adalah jantung serang kami. Ketika dia mencetak, seluruh tim merasa lebih percaya diri. Ini bukan sekadar gol, tapi semangat yang kembali.”

Dengan dua gol itu, Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak gol di enam edisi berbeda—mulai dari Jerman 2006 hingga edisi terbaru di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko 2026. Rekor ini mengukuhkannya sebagai legenda yang tak hanya bertahan, tapi terus menulis sejarah.

Kemenangan ini juga mengangkat Portugal ke posisi kedua di Grup K dengan empat poin, hanya selisih gol dari pemimpin klasemen, Kolombia, yang unggul 6 poin. Portugal kini menatap laga penentu melawan Kolombia pada 28 Juni mendatang dengan mental yang pulih dan kepercayaan diri yang kembali menyala.

Di sisi lain, Bruno Fernandes yang menjadi motor serang sekaligus pengatur ritme, tak hanya merayakan gol Ronaldo. Ia sendiri mencetak satu gol dan memberikan dua assist, menunjukkan bahwa Portugal tidak hanya mengandalkan satu bintang—tapi memiliki sistem yang solid, dengan Ronaldo sebagai ujung tombak yang tak tergantikan.

Dengan rekor baru, hat-trick performa, dan semangat yang membara, Ronaldo kembali membuktikan: di atas lapangan, waktu tak pernah menjadi lawan sejati baginya.

Previous articleKorea Selatan Kalah dari Afrika Selatan, Pelatih Menanggung Beban Kegagalan
Next articleBruno Fernandes Tepis Isu Konflik dengan Ronaldo di Piala Dunia 2026