Sumbawanews.com,- Pemain timnas Australia dan penyerang Sassuolo, Cristian Volpato, dikenai denda sebesar 722 dolar AS (sekitar Rp12,6 juta) setelah dinyatakan positif mengandung kokain dalam tes cairan mulut kedua, yang dilakukan oleh Kepolisian New South Wales pada 24 Juli 2026. Pemain berusia 22 tahun itu dihentikan polisi saat mengemudi dengan kecepatan 109 km/jam di zona yang hanya mengizinkan 60 km/jam di Anzac Bridge, Sydney. Tes awal di lokasi kejadian mendeteksi keberadaan kokain, meski tes independen di klinik swasta kemudian menunjukkan hasil negatif. Namun, tes kedua yang dilakukan ulang oleh polisi kembali memastikan keberadaan zat terlarang tersebut, sehingga ia dikenai sanksi administratif tanpa tuntutan pidana.
Volpato tetap bersikeras tidak bersalah, sementara Sassuolo menyatakan bahwa pemainnya telah menjalani tes di Italia setelah kembali ke klub dan hasilnya negatif. Federasi Sepak Bola Australia (FFA) mengonfirmasi telah menerima laporan hasil tes kedua tersebut dan sedang melakukan verifikasi independen, menegaskan bahwa proses penanganan kasus ini berjalan sesuai protokol resmi demi menjaga integritas dan keadilan prosedural. FFA pun memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut hingga proses selesai.
Volpato, yang menjadi rekan satu tim Jay Idzes di Sassuolo, kini menghadapi tekanan besar di tengah karier profesionalnya yang masih muda, sementara publik menunggu keputusan resmi dari pihak klub dan federasi terkait statusnya di tim nasional.















