Sumbawanews.com,- Bruno Guimaraes resmi bergabung dengan Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026, menandatangani kontrak jangka panjang dan mengenakan nomor punggung 39, angka yang memiliki makna mendalam bagi keluarganya. Gelandang berusia 28 tahun itu datang dari Newcastle United, tempat ia berkembang menjadi salah satu pemain tengah paling berpengaruh di Premier League selama empat setengah musim, termasuk membantu klub meraih Carabao Cup pada 2025. Di Arsenal, Bruno bertekad bukan hanya menjadi pemain penting, tetapi mengukir warisan abadi dengan memenangkan trofi dan mengikuti jejak legenda Gilberto Silva.
Dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Arsenal, Bruno mengungkapkan keyakinannya bahwa klub ini adalah tempat yang tepat untuk mewujudkan ambisinya. “Saya ingin memenangkan trofi, membuat sejarah, dan saya pikir saya berada di tempat yang tepat untuk melakukannya,” katanya, dikutip dari laman resmi klub. Ia mengaku sudah lama mengagumi gaya bermain Arsenal—kombinasi penguasaan bola dan disiplin bertahan yang selaras dengan filosofi sepak bola yang ia yakini. Kehadirannya memperkuat lini tengah bersama Declan Rice, mantan lawan di lapangan yang langsung mengirim pesan santai setelah transfer selesai: “Kemarilah dan tolong jangan berkelahi lagi, sekarang kita berteman!”
Nomor 39 yang dipilihnya bukanlah pilihan acak. Angka itu terkait erat dengan perjuangan sang ayah, seorang sopir taksi di Brasil yang bekerja selama lebih dari dua dekade untuk membiayai masa depan keluarga. Saat Bruno meminta izin memilih nomor punggung pertamanya di klub profesional, ayahnya bersikeras agar ia memilih 39—nomor taksi yang menjadi sumber nafkah mereka. Pilihan itu kini menjadi simbol perjalanan hidupnya, dari jalanan Brasil hingga Emirates Stadium.
Bruno juga mengungkapkan keinginannya untuk meniru jejak Gilberto Silva, gelandang Brasil legendaris yang menjadi tulang punggung Arsenal di era Arsene Wenger. “Saya sangat menyukainya sebagai pemain. Saya berharap bisa mengikuti jejaknya di sini,” ujarnya. Dengan menjadi pemain Brasil ke-17 yang memakai seragam Arsenal, ia berharap tidak hanya memberi kontribusi lewat kerja keras, tetapi juga ketenangan, kontrol bola, dan kepemimpinan di tengah lapangan. “Saya bisa mengoper bola, banyak berlari, dan bermain seperti seorang pejuang. Saya tidak akan pernah menyerah,” tegasnya.
Bagi Bruno, bergabung dengan Arsenal datang di puncak karier. Ia yakin ini adalah momen terbaik untuk menambah koleksi trofi dan meninggalkan nama sebagai salah satu pemain yang benar-benar membentuk sejarah klub, bukan sekadar yang pernah memakai seragamnya. “Apa yang sudah saya lakukan luar biasa, tetapi saya menginginkan lebih. Saya ingin menang untuk Arsenal.”














