Sumbawanews.com,- Manchester – Bruno Fernandes mengakui bahwa memecahkan rekor assist Premier League bukanlah tujuan yang pernah ia kejar. Meski mencatatkan 21 assist pada musim lalu—melebihi catatan legenda Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang sebelumnya sama-sama berada di angka 20—pemain asal Portugal itu menegaskan, fokus utamanya hanya satu: meningkatkan performa, bukan menghitung statistik.
Fernandes, yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Premier League musim 2025/2026 meski Manchester United gagal meraih trofi, menjadi sosok kunci di balik keberhasilan The Red Devils finis tiga besar dan kembali ke Liga Champions. Rekor assistnya yang baru itu bukan hasil perencanaan, melainkan buah dari konsistensi, visi permainan, dan dedikasi tanpa henti di setiap laga.
“Saya tidak pernah berpikir untuk melewati rekor Thierry atau Kevin. Ketika saya mencatat 14 atau 15 assist, itu sudah terasa seperti pencapaian besar bagi saya,” ujar Fernandes dalam wawancara dengan Tribuna. “Saya fokus pada permainan, pada tim. Baru ketika orang-orang mulai membicarakannya, saya sadar bahwa saya sedang mendekati sesuatu yang luar biasa.”
Meski tak pernah mengejar rekor, Fernandes justru menciptakan sejarah. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencatatkan 21 assist dalam satu musim, menggeser nama-nama besar yang selama ini dianggap tak tergoyahkan. Baginya, ini bukan akhir dari pencapaian, tapi bagian dari perjalanan yang masih panjang.
Manchester United sendiri dikabarkan sedang mempersiapkan kontrak baru untuk sang kapten, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya yang tak ternilai dari statistik. Untuk Fernandes, yang paling berarti bukanlah angka di papan skor, tapi kebanggaan melihat timnya bangkit—dan ia menjadi ujung tombaknya.















