Home Serba Serbi Tekno BRAVO 500 Summit 2026: AI dan Kedaulatan Data Jadi Inti Diskusi

BRAVO 500 Summit 2026: AI dan Kedaulatan Data Jadi Inti Diskusi

Sumbawanews.com,- Jakarta – Di tengah gelombang transformasi digital yang tak terbendung, Indonesia siap menyelenggarakan forum strategis terbesar dalam sejarah ekosistem teknologinya: BRAVO 500 Summit 2026. Acara yang digelar pada 11 Juni mendatang di Jakarta ini bukan sekadar pertemuan bisnis, melainkan panggung untuk menentukan arah masa depan perekonomian nasional melalui kekuatan kecerdasan buatan dan integrasi data yang berdaulat.

Diselenggarakan oleh PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk melalui lini bisnis XLSmart for Business, summit tahunan ini mengusung tema “Solusi Untuk Korporasi, Solusi Untuk Negeri”. Dengan target partisipan lebih dari 2.000 pemimpin dari sektor korporasi, pemerintahan, akademisi, hingga mitra teknologi global, acara ini menjadi cerminan ambisi Indonesia untuk tidak hanya mengikuti tren, tapi memimpinnya.

Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSmart, Andrijanto Muljono, menegaskan bahwa tahun ini bukan lagi tentang membangun jembatan kolaborasi—seperti pada edisi 2025—butuh tentang melangkah ke tahap eksekusi nyata. “Kami tidak lagi bicara soal potensi. Kami hadirkan solusi konkret: AI yang terintegrasi, data yang terpadu, dan teknologi yang benar-benar menggerakkan ekonomi,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (8/6/2026).

Puncak acara akan diwarnai sesi pleno provokatif berjudul “Akankah AI Menentukan Arah Bisnis dan Negara?”. Pertanyaan ini akan dijawab secara terbuka oleh sejumlah tokoh kunci: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sebagai keynote speaker, bersama Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, mantan Menteri Kominfo Rudiantara, serta pengusaha sekaligus pemilik Grup Sinar Mas, Franky O. Widjaja. Moderasi dilakukan oleh Gita Wirjawan, yang dikenal sebagai arsitek transformasi digital Indonesia.

Kunci utama dari agenda ini adalah pengenalan platform Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA) Prime—sistem berbasis AI yang dirancang untuk menyatukan data terpisah dari berbagai sektor industri. “Data bukan lagi aset bisnis semata. Ini adalah kedaulatan negara,” tegas Feby Sallyanto, Chief Enterprise Business XLSmart for Business. “Fragmentasi data di antara perusahaan besar, instansi pemerintah, dan lembaga publik justru melemahkan daya saing kita secara nasional.”

Dengan menghubungkan data dari sektor energi, logistik, keuangan, hingga kesehatan, ESTA Prime bertujuan menciptakan peta prediktif yang memungkinkan kebijakan berbasis real-time, efisiensi operasional korporasi, dan ketahanan ekonomi digital yang lebih tangguh. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah terkait program Satu Data Indonesia, yang hingga kini masih menghadapi tantangan koordinasi antarinstansi.

Tidak hanya menjadi penyedia infrastruktur komunikasi, XLSmart berambisi mengukuhkan diri sebagai mitra strategis transformasi digital yang benar-benar menyatu dengan agenda nasional. Dengan menggabungkan teknologi mutakhir dan kebutuhan sistemik negara, BRAVO 500 Summit 2026 bukan sekadar acara tahunan—ia menjadi titik balik dalam perjalanan Indonesia menuju ekonomi berbasis data yang berdaulat, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Previous articleBatam Tampilkan Strategi Maritim di Mata Dunia
Next articleKepala BGN Lapor Harta Rp6,3 Miliar
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.