Sumbawanews.com,- Timnas Brasil mengaku tak akan meremehkan Jepang menjelang laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston, Amerika Serikat. Bek andalan Tim Samba, Marquinhos, secara tegas menyatakan bahwa Samurai Biru adalah tim dengan kualitas tinggi yang tak bisa dianggap remeh, terutama setelah mengalahkan Brasil dalam pertandingan persahabatan pada Oktober 2025 lalu.
Dalam wawancara menjelang laga yang dijadwalkan pukul 00.00 WIB, Selasa, 30 Juni 2026, Marquinhos mengakui bahwa kekalahan 3-2 di Kirin Cup 2025 menjadi pelajaran berharga bagi skuadnya. “Semua yang kami alami dalam beberapa tahun terakhir—termasuk kekalahan itu—adalah ujian yang membentuk kami menjadi tim yang lebih matang,” ujar kapten pertahanan Brasil berusia 32 tahun itu.
Ia menekankan, analisis mendalam telah dilakukan terhadap gaya permainan Jepang, yang dikenal lincah, disiplin, dan penuh kejutan. “Mereka punya pemain-pemain yang bermain di liga-liga top Eropa. Kami tahu mereka tidak akan bermain defensif. Kami harus siap menghadapi serangan cepat dan permainan yang terstruktur,” lanjut Marquinhos.
Pernyataan itu diperkuat oleh legenda sepak bola Brasil, Zico, yang menyoroti perubahan drastis dalam perkembangan sepak bola Jepang. “Dulu, pemain Brasil pergi ke Eropa untuk mengejar mimpi. Sekarang, sebagian besar pemain Jepang sudah ada di sana—di Bundesliga, Serie A, Premier League. Mereka bukan lagi tim Asia yang harus dianggap inferior. Mereka adalah lawan yang setara,” kata Zico.
Di sisi lain, timnas Jepang datang dengan kepercayaan diri tinggi. Pelatih Hajime Moriyasu tak menyangkal bahwa menghadapi Brasil adalah tantangan terberat, tapi ia menegaskan timnya siap menciptakan sejarah. “Kami punya modal besar dari kemenangan di Kirin Cup. Itu membuktikan kami bisa menang melawan yang terbaik. Kami tidak datang hanya untuk ikut-ikutan,” ujar Moriyasu.
Jepang lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup F dengan lima poin, setelah menang atas Kosta Rika dan bermain imbang melawan Spanyol serta Swedia. Sementara Brasil, yang tampil dominan di Grup C, mengandalkan kekuatan ofensif dari Vinicius Junior, Lucas Paqueta, dan Matheus Cunha—yang bersama-sama mencetak tiga gol dalam kemenangan 5-0 atas Haiti.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Brasil, ini adalah ujian untuk membuktikan bahwa pengalaman pahit di masa lalu tak lagi menjadi beban. Bagi Jepang, ini adalah kesempatan emas untuk menegaskan diri sebagai kekuatan global yang tak bisa diabaikan.
Keduanya akan bertemu di Houston Stadium, bukan hanya untuk melaju ke 16 besar, tapi untuk menulis babak baru dalam sejarah persaingan antara raksasa Amerika Selatan dan raja Asia.















