Sumbawanews.com,- Borneo FC akan menjadi tuan rumah Grup D AFC Challenge League 2026 di Stadion Segiri, Samarinda, sekaligus menjalani laga domestik di Super League 2025/26 di bawah asuhan pelatih Mauro Jeronimo. Dengan status sebagai tuan rumah, tim asal Kalimantan ini mendapat keuntungan logistik dan dukungan suporter, namun pelatih asal Portugal itu menegaskan, keunggulan itu bukan jaminan kemenangan. Mauro meminta pemainnya fokus penuh sejak laga pertama, tanpa menganggap remeh lawan dari Filipina, Taiwan, Myanmar, maupun Laos.
Grup D AFC Challenge League 2026 diisi oleh One Taguig FC (Filipina), Tainan City FC (Taiwan), Yangon United (Myanmar), dan Ezra FC (Laos). Semua pertandingan akan berlangsung di Stadion Segiri, sehingga Borneo FC tidak perlu menghadapi tantangan perjalanan jauh atau adaptasi cuaca. Namun, Mauro Jeronimo menolak memberi penilaian awal terhadap lawan-lawannya, mengingat ia belum memiliki data cukup untuk menganalisis gaya bermain mereka. “Saya tidak ingin mengomentari lawan-lawannya karena saya tidak mengenal mereka. Saya harus mempelajarinya terlebih dahulu,” tegasnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Pelatih yang membawa Borneo FC bersaing ketat di klasemen Super League 2025/26 itu menilai kesempatan berkompetisi di level Asia sebagai motivasi besar. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Samarinda, menurutnya, adalah kekuatan psikologis yang harus dimanfaatkan dengan permainan disiplin, bukan kebanggaan semata. “Kami bermain di Samarinda, jadi kami harus bermain di depan para penggemar kami. Kami sangat termotivasi untuk memainkan pertandingan internasional ini,” ujarnya.
Dengan jadwal padat di dua kompetisi sekaligus, Borneo FC dituntut menjaga konsistensi performa. Keberhasilan di AFC Challenge League bukan hanya soal menang, tapi juga membawa nama Samarinda sebagai tuan rumah kompetisi Asia yang diakui. Mauro menekankan, keunggulan kandang harus diubah menjadi kekuatan taktis, bukan alasan untuk bersantai. Persiapan matang, pemahaman mendalam terhadap lawan, dan mental juara menjadi kunci utama jika Pesut Etam ingin melangkah jauh di panggung sepak bola Asia.















