Sumbawanews.com,- Meski gagal merekrut Julian Alvarez dan kehilangan tiga penyerang utama di bursa transfer musim panas 2026, Barcelona tetap mengalirkan gol dengan konsisten di awal musim Liga Spanyol. Dalam empat laga pertama, tim asuhan pelatih Xavi Hernández mencetak 17 gol tanpa kebobolan, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Valencia di Mestalla pada Minggu, 6 September 2026. Hasil itu membuat Barca memimpin klasemen dengan 12 poin, menjadi satu-satunya tim yang mencetak lebih dari 10 gol hingga pekan keempat.
Raphinha, yang biasa bermain di sayap, tampil sebagai penyerang tengah dan mencatat enam gol. Lamine Yamal dan Fermin Lopez masing-masing menyumbang empat gol, sementara Karim Adeyemi dan Pedri sama-sama mencatat satu gol dan satu assist. Gabriel Jesus, satu-satunya penyerang murni di antara tiga rekrutan baru, juga turut berkontribusi dalam serangan tim. Anthony Gordon, meski baru bergabung, sudah mulai menunjukkan pengaruhnya di lini depan.
Gelandang muda Pedri menegaskan bahwa keberhasilan Barca bukan soal satu striker dominan, melainkan kekuatan kolektif. “Orang-orang selalu menginginkan striker yang mencetak 40 gol dalam semusim, tetapi kami memiliki banyak pemain yang mampu melakukan tugas itu,” ujar Pedri usai laga, seperti dikutip ESPN dari wawancara dengan Movistar. “Kami memiliki banyak pemain yang akan berada di posisi untuk mencetak gol—ada Raphinha, Lamine, Gordon, Gabriel Jesus, Adeyemi… Kami tidak akan kekurangan gol musim ini.”
Barcelona tidak hanya membuktikan ketahanan lini serangnya, tetapi juga mengubah narasi bahwa kehilangan Lewandowski, Torres, dan Rashford akan melemahkan mereka. Sebaliknya, pola serangan yang lebih dinamis dan distribusi gol yang merata justru menjadi senjata baru yang mematikan. Valencia, yang kalah 5-0, kini berada di dasar klasemen, sementara Barca terus melangkah sebagai tim paling menakutkan di La Liga musim ini.















