Sumbawanews.com,- Matchday pertama Liga Champions 2025/2026 resmi bergulir pada Rabu (9/9) malam hingga Kamis (10/9) dini hari, dengan empat raksasa Eropa—Barcelona, Liverpool, PSG, dan Arsenal—memulai misi mereka di kompetisi paling bergengsi benua biru. Barcelona membuka kampanye dengan menghadapi Feyenoord di Camp Nou pukul 23.45 WIB, memanfaatkan momentum impresif setelah mencetak 17 gol dalam empat laga terakhir di bawah arahan Hansi Flick. Dua jam lebih lima belas menit kemudian, Liverpool menyambut Atletico Madrid di Anfield pukul 02.00 WIB, usai menang telak 3-0 atas Ipswich Town di Liga Inggris, sementara lawan mereka kalah 0-3 dari Athletic Bilbao. Pada waktu yang sama, PSG menjamu Slovan Bratislava dalam upaya membangkitkan semangat setelah belum meraih kemenangan di awal musim, dengan peluang besar untuk meraih gelar juara bertahan ketiga berturut-turut. Terakhir, Arsenal menghadapi Napoli di Stadion Diego Armando Maradona pukul 02.00 WIB, menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di fase grup Liga Champions musim ini, setelah kegagalan di final musim lalu melawan PSG.
Barcelona, dengan formasi yang menghancurkan lawan-lawannya dalam beberapa pekan terakhir, diharapkan bisa menunjukkan dominasi penuh atas Feyenoord yang tak pernah menang di Camp Nou dalam 15 tahun terakhir. Di sisi lain, Liverpool yang tampil garang melawan Ipswich dengan gol dari Alexander Isak dan Cody Gakpo, berhadapan dengan Atletico Madrid yang sedang terpuruk—kalah telak dan kehilangan kepercayaan diri setelah kekalahan 0-3 dari Athletic Bilbao. PSG, yang belum menang di semua ajang musim ini, melihat laga melawan Slovan Bratislava sebagai kesempatan emas untuk kembali ke jalur kemenangan dan memperkuat ambisi tiga gelar beruntun. Sementara itu, Arsenal yang gagal meraih trofi di final musim lalu, kini tampil sebagai tim paling konsisten di fase grup, dengan Martin Odegaard dan kawan-kawan siap membuktikan bahwa kekalahan di Paris bukan akhir dari mimpi mereka.
Laga-laga ini bukan sekadar pembuka, tapi ujian awal bagi ambisi besar masing-masing klub. Barcelona ingin menegaskan kembali kejayaannya, Liverpool mencari kembali konsistensi Eropa, PSG memulihkan kepercayaan, dan Arsenal membuktikan bahwa mereka siap merebut gelar yang selama ini menghindar. Semua mata tertuju pada empat pertandingan ini—setiap gol, setiap keputusan wasit, dan setiap langkah strategis bisa mengubah arah perjalanan mereka menuju final di Berlin.















