Home Berita Daerah Bak Pelita, Personel Satgas Pamtas Yonif 126/KC Mengajar Anak-Anak Di Perbatasan Papua

Bak Pelita, Personel Satgas Pamtas Yonif 126/KC Mengajar Anak-Anak Di Perbatasan Papua

Keerom, sumbawanews.com | Personel Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Tatakra mengajar anak-anak sekolah di perbatasan RI-PNG tepatnya di SD Inpres Fafinimbo, Kampung Tatakra, Distrik Web, Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Senin (22/08/2022).

“Personel Pos Tatakra mengajarkan pelajaran umum seperti membaca dan menghitung, mengajarkan tentang budi pekerti, rasa nasionalisme dan menyanyikan lagu-lagu nasional yang tujuannya selain untuk mencerdaskan anak-anak Papua di perbatasan juga untuk menanamkan nilai-nilai cinta terhadapa tanah air Indonesia,” ujar Dansatgas.

Sementara itu, Anis Ball (33) Kepala Sekolah SD Inpres Fafinimbo bersama sejumlah guru yang hadir, mengucapkan terima kasih atas partisipasi personel Satgas Yonif 126/KC Pos Tatakra dalam membantu kegiatan belajar mengajar.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI atas kontribusinya dalam membantu guru-guru mengajar di sekolah. Kehadiran bapak-bapak TNI memberi tambahan semangat bagi anak didik kami cara mengajar yang unik membuat mereka terlihat sangat antusias dan ceria dalam menerima pelajaran,” ujarnya.

Autentikasi : Pen Satgas Pamtas Yonif 126/KC

Previous articleDekat Dengan Masyarakat Papua, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Kedepankan Komsos
Next articleBersama 2 Distrik di Papua, Satgas Yonif Raider 321 Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.