Sumbawanews.com,- Arsenal memulai Liga Inggris musim 2026/27 dengan kemenangan telak 3-0 atas Coventry City di laga pembuka. Kemenangan ini memperkuat prediksi bahwa The Gunners menjadi salah satu kandidat utama gelar, meski legenda Liverpool Jamie Carragher menilai alasan utamanya bukan karena keunggulan mutlak Arsenal, melainkan ketidaksiapan tim-tim lain.
Carragher menyatakan bahwa kepercayaan publik terhadap Arsenal sebagai juara bertahan bukan semata karena performa luar biasa mereka, tetapi karena hampir semua klub lain masih dalam proses penyesuaian. Dengan sembilan manajer baru di Liga Inggris musim ini, ditambah jadwal padat pasca-Piala Dunia 2026 yang mempersingkat masa istirahat pemain, banyak tim kesulitan menyusun racikan terbaik di awal musim. Sementara itu, Arsenal di bawah Mikel Arteta—manajer dengan masa jabatan terpanjang di liga saat ini—telah menunjukkan konsistensi selama lima tahun terakhir.
Bruno Guimaraes memperkuat lini tengah, Christos Tzolis memberi dampak langsung di sayap sebagai pengatur serangan, dan Ezri Konsa menambah soliditas pertahanan. Namun, menurut Carragher, kekuatan sejati Arsenal justru terletak pada stabilitasnya di tengah kekacauan di klub-klub pesaing. “Ini tentang tak ada tim lain yang bisa jadi pesaing di musim ini,” ujarnya. “Hampir semua tim menjadikan musim ini sebagai persiapan untuk bersaing merebut gelar musim depan.”
Dengan sembilan pelatih baru dan banyak rekrutan yang belum teruji, Liga Inggris tampaknya sedang memasuki fase transisi—dan Arsenal, dengan struktur yang matang, menjadi satu-satunya tim yang sudah siap berlari dari garis start.















