Sumbawanews.com,- Apple mencapai kapitalisasi pasar senilai USD 5 triliun (Rp 90,3 kuadriliun) pada Selasa, 28 Juli 2026, menjadikannya perusahaan publik kedua di dunia yang menembus angka tersebut, setelah Nvidia. Valuasi ini diukur berdasarkan perkalian harga saham dengan jumlah saham beredar, dan mencatatkan Apple sebagai pemimpin baru dalam perang valuasi global setelah sebelumnya dikuasai Nvidia. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu berhasil merebut gelar tersebut setelah sempat berada di bawah Nvidia sejak Oktober 2025, ketika perusahaan chip AI itu menjadi yang pertama mencapai USD 5 triliun. Microsoft juga telah menyusul masuk ke kelompok eksklusif ini pada Juli 2025.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Apple, yang sebelumnya menjadi perusahaan pertama yang mencapai USD 1 triliun pada 2 Agustus 2018, lalu USD 2 triliun pada 19 Agustus 2020, dan USD 3 triliun pada 3 Januari 2022. Apple baru mencapai USD 4 triliun pada 28 Oktober 2025, menjadikannya perusahaan ketiga yang melampaui angka itu setelah Nvidia dan Microsoft. Meski bersifat simbolis, valuasi USD 5 triliun menunjukkan kepercayaan pasar yang luar biasa terhadap kelangsungan bisnis Apple, sekaligus menandai peningkatan lima kali lipat dalam kurun delapan tahun.
Pergantian kepemimpinan juga terjadi di tengah pencapaian ini. Tim Cook akan berpindah posisi menjadi ketua eksekutif dewan direksi pada 1 September 2026, sementara John Ternus resmi mengambil alih jabatan CEO. Hasil keuangan kuartalan terbaru Apple dijadwalkan dilaporkan pada 30 Juli 2026.















