Sumbawanews.com,- Sebanyak 90 asosiasi anggota FIFA menolak rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta. Penolakan ini berasal dari dua konfederasi utama, UEFA (Eropa) dan CONCACAF (Amerika Tengah, Utara, dan Karibia), yang bersatu dalam menentang inisiatif tersebut. UEFA diketahui menjadi penentang paling keras, khawatir rencana ini akan memengaruhi integritas kompetisi dan membuka jalan bagi Infantino untuk menjadi komisaris perusahaan setelah masa jabatannya berakhir pada 2031. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga menyampaikan kekecewaan, menekankan bahwa keputusan semacam ini harus didasarkan pada prinsip tata kelola yang transparan dan melibatkan konsultasi menyeluruh dengan semua pemangku kepentingan. Dengan jumlah penolak yang hampir mencapai setengah dari 211 asosiasi anggota FIFA, rencana ini menghadapi hambatan signifikan sebelum bisa diputuskan.















