Sumbawanews.com,- Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta untuk kunjungan kenegaraan pertamanya sejak Presiden Prabowo Subianto resmi memimpin Indonesia. Untuk memastikan keamanan dan kelancaran rangkaian acara diplomatik, Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel gabungan dari tingkat Polda hingga Polres jajaran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa operasi pengamanan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Polda, dengan fokus utama pada rute perjalanan dan lokasi pertemuan di Istana Negara. Sebanyak 490 personel ditempatkan di satuan lalu lintas, samapta, dan intelkam, sementara 95 lainnya berasal dari kepolisian resor setempat.
Rute strategis yang menjadi fokus pengawalan mencakup Jalan Halim Perdanakusuma, MT Haryono, Gatot Subroto, Asia Afrika, Jenderal Sudirman, M.H. Thamrin, Medan Merdeka Barat dan Utara, Garnisun Dalam, Prof. Dr. Satrio, hingga Jalan Perwira. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara dinamis—tidak ada penutupan permanen. Hanya pada momen rombongan tamu kenegaraan melintas, sejumlah ruas jalan ditutup sementara, lalu langsung dibuka kembali setelah lewat, demi meminimalkan gangguan mobilitas warga.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan tanpa mengorbankan kenyamanan publik. Setiap langkah dilakukan dengan koordinasi ketat bersama Paspampres dan TNI,” ujar Budi.
Kunjungan Steinmeier, yang diumumkan resmi oleh Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, dijadwalkan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Kunjungan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemitraan bilateral antara Indonesia dan Jerman di bidang energi bersih, digitalisasi, investasi, dan perdagangan.
Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf atas kemungkinan ketidaknyamanan akibat rekayasa lalu lintas. Masyarakat diminta bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan, sambil tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan bersama selama rangkaian kegiatan diplomatik berlangsung.

















