Home Berita Olah Raga 340 Anak Merasakan Latihan Bareng Real Madrid Foundation di Tangsel

340 Anak Merasakan Latihan Bareng Real Madrid Foundation di Tangsel

Sumbawanews.com,- Sebanyak 340 anak dari panti asuhan dan komunitas lokal mendapat kesempatan langka untuk mengikuti latihan sepak bola bersama pelatih profesional Real Madrid Foundation di The Arena, British School Jakarta, Tangerang Selatan, pada 28–30 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari YKK ASAO Kids Football Clinic edisi ke-30, yang kini telah menjangkau lebih dari 8.000 anak dan melatih 840 pelatih lokal sejak pertama kali digelar pada 2007. Indonesia menjadi salah satu dari 13 negara di Asia yang menjadi tuan rumah program ini, yang telah berlangsung sejak 2012 melalui kolaborasi dengan YKK Holding Asia.

Program yang dihelat selama tiga hari ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar sepak bola, kerja sama tim, dan kedisiplinan, tetapi juga membuka akses bagi anak-anak dari latar belakang terbatas untuk merasakan pengalaman yang jarang mereka dapatkan. Presiden YKK Holding Asia Pte. Ltd., Kazuto Daimon, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan upaya membangun peluang dan ikatan sosial. “Program ini tentang menciptakan peluang dan membangun hubungan,” ujarnya dalam konferensi pers di lokasi acara. Ia menambahkan, nilai-nilai seperti kepercayaan diri, ketangguhan, dan kerja sama tim yang diajarkan di lapangan akan terus berguna jauh di luar permainan.

Selain latihan intensif, panitia menyelenggarakan karnaval dan berbagai permainan interaktif sebagai bagian dari perayaan edisi ke-30. Setiap peserta menerima perlengkapan lengkap: jersey, celana pendek, kaos kaki, sepatu, medali, sertifikat partisipasi, dan suvenir. Lebih dari 50 pelatih sepak bola Indonesia juga mengikuti Coaches Clinic bersama tim Real Madrid Foundation, termasuk Andrés Muntaner Borrajo (Director of Camps & Clinics), Pablo Gómez Revenga (Manager of Camps and Clinics), Carlos Gustavo Albert Garcia (Head Coach), dan Maria Bores Vazquez (Technical Coach). Mereka mempelajari metodologi pelatihan RMF yang nantinya akan diterapkan di komunitas masing-masing.

Untuk memastikan dampak berkelanjutan, seluruh peralatan latihan—termasuk bola dan perlengkapan lainnya—akan didonasikan kepada sekolah dan organisasi nirlaba lokal. “Kami tidak ingin selesai di sini,” tegas Alwin Tila Katikana, Administration Division Manager PT YKK Zipper Indonesia. “Semua pelatihan, bola, dan peralatan akan kami berikan kepada anak-anak dan lembaga yang membutuhkan.” Kazuto menegaskan, upaya ini sejalan dengan visi program untuk menyatukan komunitas, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat persatuan melalui olahraga. Sejak 2007, YKK ASAO Kids Football Clinic telah berjalan di Bangladesh, Kamboja, India, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam, dengan Indonesia menjadi salah satu negara paling konsisten menjadi tuan rumah.

Previous articlePersija vs Brisbane Roar Jadi Uji Coba, The Jakmania Ancam Boikot Karena Tiket
Next articleTatap Muka Danrem 172/PWY Bersama Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Keerom