Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (7/9/2026).
Acara dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan Bulog. Kegiatan dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., bersama Menteri PPN/Bappenas, Badan Pusat Statistik, serta gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia.
Baca Juga:Â Bupati Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi merupakan dua indikator penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan pemaparan dalam rapat, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,19 persen, sementara perkembangan inflasi perlu terus dicermati karena dipengaruhi antara lain oleh sektor makanan dan minuman, tembakau, pendidikan, serta transportasi.
Pengendalian inflasi, lanjutnya, diperlukan untuk menjaga kestabilan harga barang dan jasa sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi sejumlah komponen utama, di antaranya konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah pusat dan daerah, investasi, serta ekspor neto.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memastikan berbagai kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Using)















