Home Berita Rusia Klaim 400 Tentara dan Beberapa Kendaraan Tempur Dinetralisir di Kursk Dalam...

Rusia Klaim 400 Tentara dan Beberapa Kendaraan Tempur Dinetralisir di Kursk Dalam 24 Jam

Moskow, sumbawanews.com – Kementerian Pertahanan Rusia, Kamis (08/08) mengungkapkan, Unit Kelompok Pasukan Sever bersama dengan unit Dinas Keamanan Federal Rusia terus melenyapkan formasi AFU bersenjata di distrik Sudzha dan Korenevo di wilayah Kursk yang berbatasan langsung dengan perbatasan antara Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: Tentara Ukraina Merangsek ke Kursk, Departemen Investigasi Militer Rusia Buka Kasus Pidana

Selama 24 jam, tindakan aktif Pasukan Penutup Perbatasan Negara bersama dengan unit perbatasan, unit penguatan dan cadangan yang tiba, serangan udara dan rudal, serta tembakan artileri mencegah musuh untuk maju. Kerusakan akibat kebakaran terjadi pada kelompok tenaga kerja dan perangkat keras AFU yang berlokasi. Upaya unit terpisah untuk mencapai kedalaman wilayah di arah Kursk digagalkan. Serangan udara dilakukan pada cadangan AFU yang mendekat di wilayah Sumy.

Selama 24 jam terakhir, kerugian AFU mencapai 400 tentara Ukraina dan 32 unit perangkat keras lapis baja, termasuk satu tank, empat pengangkut personel lapis baja, tiga kendaraan tempur infanteri, dan 24 kendaraan tempur lapis baja Kozak.

Sejak awal pertempuran di arah Kursk, kerugian AFU mencapai 660 tentara Ukraina, 82 unit perangkat keras lapis baja, termasuk delapan tank, 12 pengangkut personel lapis baja, enam kendaraan tempur infanteri, 55 kendaraan tempur lapis baja, dan satu penghalang kendaraan.

“Operasi untuk menetralisir unit AFU sedang berlangsung,” katanya. (Using)

Previous articleTentara Ukraina Merangsek ke Kursk, Departemen Investigasi Militer Rusia Buka Kasus Pidana
Next articleDi Penghujung Masa Jabatannya, Kapuspen TNI Gelar Gerak Jalan Santai Bersama Personel Puspen TNI
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik