Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama finis keempat dalam balapan Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11), setelah menunjukkan perlawanan ketat hingga garis finis. David Almansa dari Intact GP keluar sebagai pemenang, mengendalikan balapan sejak start hingga akhir. Veda Ega yang start dari posisi ke-14 berhasil naik ke posisi keempat setelah melewati sejumlah pembalap di lap-lap akhir, termasuk melewati Hakim Danish yang sempat menyalipnya di lap terakhir.
Awal balapan, Almansa memimpin di depan Brian Uriarte dan Adrian Fernandez, sementara Veda Ega berada di posisi ke-11. Kecelakaan Uriarte di Tikungan 1 pada Lap 2 membuka jalan bagi Veda Ega naik ke posisi sembilan. Setelah David Muñoz mendapat penalti, Veda Ega melonjak ke posisi ketujuh pada Lap 3. Ia terus memperbaiki posisi, menyalip Joel Kelso untuk masuk ke posisi enam, lalu menyalip Alvaro Carpe dan Kelso sekaligus pada Lap 11, naik ke posisi empat.
Namun, di lap-lap akhir, Veda Ega kembali tertekan. Hakim Danish, rekan sesama pembalap Asia Tenggara, menyalipnya di Lap 15, memaksa Veda Ega turun ke posisi ketujuh. Tapi, dalam momen krusial menjelang garis finis, Hakim Danish melebar ke sisi kiri, memberi celah bagi Veda Ega untuk menyalip kembali dan merebut posisi keempat. Di belakangnya, Almansa, Maximo Quiles, dan Adrian Fernandez mempertahankan tiga besar, sementara Veda Ega menjadi pembalap terbaik dari Asia Tenggara dalam balapan ini.
Hasil ini menjadi comeback kuat bagi Veda Ega Pratama, yang menunjukkan ketahanan dan strategi balap tingkat tinggi di lintasan berat Sirkuit Lusail.















