Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan (TC) selama tujuh hari di Bali pada periode FIFA Matchday November 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bek sekaligus pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyambut positif keputusan tersebut, menilai bahwa TC di Bali menjadi kesempatan strategis untuk mempererat kekompakan tim dan membangun sinergi antar pemain.
Keputusan menggelar TC di Bali telah disepakati bersama oleh para pemain dan tim pelatih, menyusul ketidakpastian rencana pertandingan uji coba di luar negeri. Sebelumnya, PSSI dan pelatih kepala John Herdman sempat mengevaluasi sejumlah opsi, termasuk menghadapi Yordania dan Kuwait, serta menggelar TC di Siprus atau bertanding di Turki. Namun, semua rencana itu terhambat oleh kendala kepastian lawan dan lokasi pertandingan, terutama menyusul penundaan Piala Asia AFC dan eskalasi situasi regional di Timur Tengah.
Rizky Ridho mengapresiasi upaya keras tim pelatih dan PSSI dalam mencarikan lawan tanding yang sesuai, dan meminta dukungan dari para suporter. “Jadi mungkin ini solusinya, biar kita makin dekat satu sama lain. TC-nya di Bali,” ujarnya usai laga Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium, Sabtu (7/11/2026) malam WIB.
Pelatih John Herdman menegaskan, meski tidak ada laga resmi selama periode tersebut, TC di Bali tetap memiliki nilai strategis. Fokus utama adalah memperdalam kedalaman skuad, mematangkan taktik, dan menjaga ritme persiapan menjelang Kualifikasi Piala Dunia. “Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali,” kata Herdman.
Dengan fokus yang jelas dan dukungan penuh dari pemain, Timnas Indonesia siap memanfaatkan setiap kesempatan untuk membangun fondasi kuat menjelang tantangan besar di kancah dunia.















