Sumbawanews.com,- Suporter PSMS Medan membentangkan spanduk bertuliskan “Suara Kami Dipadamkan Oki Rengga” saat laga melawan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu (7/11/2026) malam, di Stadion Utama, Deli Serdang, Sumatera Utara. Aksi tersebut menjadi viral di media sosial setelah diunggah akun Threads @petetdidi, memperdalam polemik yang bermula dari teguran Oki Rengga terhadap suporter yang hendak memasang spanduk bertuliskan ‘Stop Karhutla’ pada laga PSMS kontra Persija Jakarta, Selasa (3/11/2026), di tempat yang sama.
Oki Rengga, yang hadir mendampingi tim di lapangan saat itu, menjelaskan dalam klarifikasi video di Instagram pada Jumat (6/11/2026) bahwa ia tidak bermaksud melarang isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disuarakan. Ia hanya meminta spanduk dipasang setelah pertandingan agar fokus penonton tetap pada dukungan untuk PSMS. “Bang, gini aja gimana kalau spanduknya nanti aja kita pasang setelah pertandingan, sekarang kita dukung PSMS aja dulu, kita dukung pertandingan, aku yang bakal memegang nantinya. Gimana bang?” ujarnya menirukan percakapan dengan suporter.
Ia pun meminta maaf atas pernyataan sebelumnya yang memicu kegaduhan, mengaku ucapan itu keluar karena pengaruh emosi dan adrenalin saat berada di tengah keramaian stadion. “Jadi sekali lagi aku minta maaf, mungkin mengeluarkan statement yang jadi bola liar. Aku bicara kayak gitu mungkin karena emosi atau adrenalinku ya,” katanya. Oki menegaskan, ia tetap berdiri bersama masyarakat dan mendukung penuh gerakan penanganan karhutla.
Spanduk sindiran yang muncul di laga melawan Persiraja menjadi respons simbolis suporter terhadap kejadian sebelumnya, menunjukkan ketegangan yang belum sepenuhnya mereda meski Oki telah meminta maaf. Pertandingan berlangsung dalam atmosfer penuh emosi, dengan isu sosial dan olahraga saling bertaut di tengah sorotan publik yang terus menghangat.















