Sumbawanews.com,- Teheran memperingatkan bahwa serangan baru oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dapat mendorong harga minyak dunia melonjak hingga 150 dolar AS per barel. Peringatan ini disampaikan oleh anggota parlemen Iran, Hosseinali Haji Deligani, yang menyatakan respons militer negaranya akan bersifat masif, berlipat ganda, dan strategis, tanpa batasan geografis. Deligani menekankan bahwa rudal balasan Iran tidak hanya akan mengincar wilayah Timur Tengah, tetapi juga mencakup Eropa, yang berpotensi mengganggu pasokan energi global melalui Selat Hormuz—jalur strategis yang mengalirkan sekitar 20 persen minyak dunia. Ia juga mengecam blokade laut yang diberlakukan AS sebagai bentuk perang, dan memperingatkan bahwa Iran akan menyerang pada waktu yang dipilihnya sendiri.















