Sumbawanews.com,- Halo Robotics meluncurkan DJI Matrice 5T di Indonesia, drone kelas profesional yang dirancang untuk menggabungkan survei, pemetaan, inspeksi aset, dan pengamanan dalam satu platform. Perangkat ini ditujukan untuk sektor industri seperti pertambangan, minyak dan gas, serta perkebunan, memungkinkan operasi efisien tanpa perlu armada terpisah. Managing Director Halo Robotics, Johannes Soekidi, menyatakan bahwa drone ini mampu menjalankan tugas berbeda dalam satu hari—dari pemetaan tambang pagi hari hingga patroli malam. Dengan konfigurasi sensor canggih, Matrice 5T menggabungkan kamera 50 MP beresolusi tinggi, kamera termal 1280×1024 piksel, lensa telephoto hingga zoom hybrid 176×, dan laser range finder hingga 3 kilometer.
Drone ini dilengkapi teknologi RTK yang memberikan akurasi posisi hingga 1 cm horizontal dan 1,5 cm vertikal, mendukung pembuatan peta orthomosaic dan model 3D secara real-time melalui perangkat lunak DJI Terra. Sistem navigasinya didukung oleh LiDAR putar, radar mmWave tiga arah, dan visi omnidirectional berwarna penuh, mampu mendeteksi kabel sekecil 10 mm dari jarak 40 meter. Dengan sertifikasi IP55, Matrice 5T tahan terhadap debu dan semburan air, serta mampu beroperasi di suhu ekstrem -20°C hingga 50°C, angin hingga 12 m/s, dan ketinggian lepas landas hingga 7.000 meter. Waktu terbang maksimal mencapai 59 menit, didukung transmisi video O4 Enterprise dengan jangkauan 20 km, modul seluler ganda, serta penerima ADS-B dan Remote Identification bawaan.
Dukungan AI onboard memungkinkan pengenalan otomatis lebih dari 20 jenis target, dengan integrasi platform DJI FlightHub 2 untuk manajemen misi jarak jauh. Aksesoris opsional seperti pengeras suara 120 dB dan lampu sorot AL2 memperluas fungsionalitasnya. Sebagai dealer S-Level DJI Enterprise dan pusat layanan purna jual resmi di Indonesia, Halo Robotics menjamin ketersediaan unit dan dukungan teknis penuh bagi seluruh sektor industri.















