Sumbawanews.com,- Manchester United menjamu AS Roma di Old Trafford pada Matchday 4 Liga Champions 2026/2027, Rabu (4/11/2026) pukul 03.00 WIB, dalam laga yang menjadi titik balik bagi kedua tim dengan tren kontras. Setan Merah belum menang dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi—tiga imbang dan enam kalah—termasuk kekalahan telak 1-4 dari Como di laga sebelumnya, sementara Roma datang dengan lima pertandingan tanpa kekalahan, empat menang dan satu seri, serta performa ofensif yang mengancam.
Performa United yang terus merosot membuat laga ini menjadi ujian mental dan taktis sekaligus. Kekalahan 2-0 dari Chelsea, 0-3 dari Bournemouth, dan 4-1 dari Como dalam tiga laga terakhir menunjukkan ketidakstabilan bertahan dan kurangnya konsistensi serangan. Di sisi lain, Roma menunjukkan kematangan luar biasa: menang 5-2 atas Udinese, 4-2 atas Cagliari, 4-0 atas Slovan Bratislava, dan 2-0 atas Genoa, serta bermain imbang 3-3 melawan Napoli. Produktivitas lini depan Roma, terutama lewat Bryan Cristante dan Matias Soule, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan United yang kerap kebobolan.
Susunan pemain yang diharapkan menunjukkan perubahan besar dari United: Senne Lammens di gawang, Diogo Dalot dan Harry Maguire di jantung pertahanan, dengan Bruno Fernandes, Youri Tielemans, dan Mason Mount mengisi lini tengah di belakang penyerang tunggal Bryan Mbeumo. Sementara Roma bermain 3-4-2-1 dengan Pierluigi Gollini menjaga gawang, dan duo penyerang Bryan Cristante-Matias Soule menjadi ujung tombak di depan Donyell Malen.
Rekor pertemuan terakhir antara kedua tim menunjukkan dominasi United di masa lalu: kemenangan 6-2 di Old Trafford pada 2021 dan 3-2 di leg kedua 2014, meski Roma pernah menang 3-2 di Roma pada 2021. Namun, tren saat ini justru berpihak pada tim tamu yang sedang dalam gelombang kepercayaan diri tinggi.
Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui live streaming di Vidio. Dengan kondisi saat ini, Roma diyakini memiliki peluang lebih besar untuk meraih poin di tanah Inggris, sementara United berjuang keras untuk mengakhiri runtuhnya kepercayaan fans dan performa tim.















