Sumbawanews.com,- Apple mengakui bahwa iPhone Duo, perangkat lipat pertama mereka, langsung ludes terjual sejak peluncuran akhir Oktober 2026. CEO Apple John Ternus menyatakan senang atas respons konsumen yang tinggi, namun perusahaan belum bisa memperkirakan kapan stok baru akan tersedia. COO Apple Sabih Khan mengakui kesulitan menyeimbangkan pasokan dengan permintaan yang melampaui perkiraan, terutama karena keterbatasan komponen kritis seperti chip teknologi advanced nodes.
iPhone Duo dijual dengan harga GBP 1.999 atau sekitar Rp 48,6 juta di Inggris, dan sejumlah pengguna melaporkan adanya keretakan pada bagian lipatan layar. Apple menegaskan bahwa masalah tersebut hanya terjadi pada sejumlah kecil unit dan berjanji akan mengganti perangkat yang mengalami kerusakan. Namun, isu ini tidak dibahas secara eksplisit dalam konferensi keuangan terbaru perusahaan.
Penjualan iPhone secara keseluruhan meningkat 17% menjadi USD 57 miliar dalam tiga bulan hingga 26 September 2026, meski belum termasuk kontribusi iPhone Duo. Pertumbuhan juga tercatat pada penjualan Mac yang naik 27% menjadi USD 10,7 miliar, sementara pendapatan total Apple mencapai USD 479 miliar. Namun, penjualan iPad dan produk wearable seperti Apple Watch mengalami penurunan masing-masing 10% dan 7%.
Keterbatasan pasokan komponen, terutama chip dari TSMC di Taiwan, diperkirakan masih berlanjut hingga tahun depan. Selain itu, kenaikan biaya memori juga menjadi tantangan tambahan dalam produksi perangkat Apple. Hingga kini, tidak ada jadwal pasti mengenai ketersediaan ulang iPhone Duo di pasaran.















