Sumbawanews.com,- Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) secara resmi menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi dari 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Keputusan ini diambil menyusul situasi tidak kondusif di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 3 November 2026, AFC menyatakan bahwa penundaan diperlukan demi keamanan dan kenyamanan semua pihak yang terlibat—mulai dari tim peserta, ofisial, hingga penonton. Turnamen kini dijadwalkan ulang berlangsung dari 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.
Penundaan ini memberikan ruang lebih luas bagi Timnas Indonesia untuk memperkuat susunan pemain. Saat ini, sejumlah kunci tim masih dalam proses pemulihan cedera, termasuk Miliano Jonathans dari FC Utrecht, Marselino Ferdinan dari Persija Jakarta, dan Mees Hilgers dari SC Heerenveen. PSSI juga dikabarkan aktif mendekati sejumlah pemain keturunan untuk proses naturalisasi, dengan harapan mereka bisa beradaptasi sebelum tampil di Piala Asia 2027. Pelatih John Herdman tetap memanggil Mees Hilgers untuk memperkuat Timnas Indonesia pada jeda FIFA Matchday November 2026, menunjukkan komitmen membangun tim yang solid meski dalam kondisi terbatas.
Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand—tiga tim yang menjadi tantangan besar. Target utama tim asuhan Herdman tetap sama: lolos ke babak perempatfinal. Namun, sebelum itu, mereka harus melewati ujian berat di fase grup untuk bisa melaju ke 16 besar. Dengan tambahan waktu satu tahun, peluang untuk mematangkan strategi, membangun chemistry tim, dan mengintegrasikan pemain baru menjadi lebih realistis.
Dengan jadwal baru yang lebih longgar, Timnas Indonesia kini memiliki kesempatan strategis untuk bangkit dari keterbatasan dan siap menghadapi tantangan terberat di pentas sepak bola Asia.















