Sumbawanews.com,- Borneo FC takluk 1-2 dari PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada pekan kedelapan Super League 2026-2027, memperdalam masalah konsistensi tim asuhan Mauro Jeronimo. Gol semata wayang Borneo dicetak A Habibie pada menit ke-33, sementara PSIM membalas lewat A Purzycki (57) dan S Sheva (64). Pelatih asal Portugal itu mengakui timnya tampil tidak optimal di babak pertama, dengan intensitas rendah, kontrol bola buruk, dan banyak operan meleset. Meski mampu menutup babak pertama dengan gol, performa membaik di babak kedua justru berbalik menjadi petaka saat kebobolan dua kali. “Di babak pertama kami kurang maksimal, tapi justru mencetak gol. Di babak kedua kami bermain lebih baik, tapi malah kebobolan,” ujar Mauro. Ia menekankan bahwa tim yang masih muda perlu lebih fokus dan memahami bahwa setiap laga adalah pertarungan sengit melawan lawan-lawan tangguh. Kekalahan ini menjadi pembelajaran penting menjelang laga berikutnya melawan Makassar.















