Sumbawanews.com,- Toraja Academy menyiapkan 100 atlet dari dua kelas—pemula dan prestasi—untuk berlaga di CNN Indonesia Taekwondo Championship Seri ke-3 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 13–15 November 2026. Klub berbasis di Rangkapan Jaya, Depok, ini akan mengirimkan atletnya di dua nomor: Poomsae (jurus terstruktur) dan Kyorugi (tanding), dengan fokus membangun potensi muda sekaligus mempertahankan prestasi di kelas elit.
Kepala Pelatih Toraja Academy, Hendra Cipta, menegaskan bahwa timnya menjadikan kelas pemula sebagai garda depan pengembangan bakat, sekaligus mengejar medali maksimal di kategori prestasi. Untuk mematangkan persiapan, klub menggelar uji tanding persahabatan yang diikuti enam klub taekwondo lain, menjadi ajang latihan tanding bagi para atlet sebelum kejuaraan resmi.
Di kelas pemula, atlet berusia enam tahun, Zeeshan Ar Rayan, menjadi salah satu wajah menjanjikan. Ibu Zeeshan, Savira Tasya, mengatakan putranya rutin berlatih tiga hingga empat kali seminggu, termasuk sesi privat setiap Kamis dan Sabtu, dari siang hingga malam. “Dia semangat, jadi gampang untuk kami dukung,” ujarnya.
Sementara di kelas prestasi, Toraja Academy mengandalkan remaja berbakat seperti Qiandra Estu Woro (13 tahun) dan Faiz Hakeem Arianda Boer (15 tahun). Faiz, yang meraih medali emas di CNN Indonesia Taekwondo Championship 2024, bertekad mempertahankan gelarnya. “Dari 2023, saya belajar banyak soal stamina, fisik, dan teknik bertanding yang tepat,” katanya. Qiandra menambahkan, persiapan tim mencakup aspek fisik, teknik, kesehatan, dan mental, dengan evaluasi berkelanjutan dari pertandingan sebelumnya agar performa terus meningkat.















