Home Berita DPRD Sumbawa Minta PT AMMAN Pisahkan Manajemen Batu Hijau Dengan Dodo Rinti...

DPRD Sumbawa Minta PT AMMAN Pisahkan Manajemen Batu Hijau Dengan Dodo Rinti dan Pengaruhi PDRB

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – DPRD Kabupaten Sumbawa meminta agar PT Amman Mineral Nusatenggara memisahkan manajemen antara batu hijau di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan manajemen Dodo Rinti di Kabupaten Sumbawa. demikian terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sumbawa, Jum`at (30/10).

“AMMAN harus membawa manfaat bagi tau dan tana samawa. Jangan sampai proyek dodo rinti satu manajemen dengan batu hijau. Selesai kita,” ucap Muhammad Zain.

Baca Juga: PT AMMAN Akan Butuh 20 Ribu Tenaga Untuk Konstruksi

Sehingga, PT Amman harus memisahkan manajemen agar putra-putri Kabupaten Sumbawa berpeluang menempatkan posisi-posisi strategsi didalamnya. “Harus manajemen yang terpisah, agar orang-orang hebat kita dapat diakomodir,” kata Rossi, sapaanya.

Di tempat yang sama, H. Zohran meminta agar PT AMMAN berkontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara optimal di Kabupaten Sumbawa. Sebab selama ini, kontribusi PDRD dari sektor Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Sumbawa hanya sekitar Rp350 Miliar dari sekitar Rp20 triliun PDRB.

“Kontribusi Rp350 miliar dari Rp 20 Triliun itu tidak ada apa-apanya. Maka perngaruilah ini pak dengan keberadaan PT AMMAN,” kata Orek, akrab ia disapa.

Orek dalam menyampaikan rekomendasi RPD mengungkapkan, Terkait proyek hilirisasi Ternak unggas, meminta Pemkab sumbawa untuk memastikan kesiapan lahan baik dari segi administrasi dan anggaran. Dan pergeseran lokasi tidak menghilangkan dampak ekonomi bagi masyarakat paroso seperti penyerapan tenaga kerja, kemitraan peternak pendukung.

Meminta bagian aset setda kabupaten Sumbawa bersama Dinas Peternakan untuk tetap mengawal dan menuntaskan alih status/hibah lahan Kementrian pertanian di Dera Serading agar dapat di manfaatkan bagi program strategis daerah ke depan.

Untuk mendapatkan kejelasan kelanjutan proyek Ternak unggas terintegrasi, Komisi II akan memanggil Pt Berdikari.

Terkait infrastruktur jalan telah dianggarkan 7 titik yang akan dikerjakan melalui  APBD Perubahan 2026 DPRD meminta penanganan disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Ada yang berupa pengaspalan dan tambal sulam di titik krusial paling parah berlubang serta penangan Jembatan dan drainase pendukung.

Terkait Pertambangan, tidak dikenal dengan lingkar tambang, yang ada adalah terdampak langsung dan daerah tidak terdampak langsung. DPRD meminta masyarakat di wilayah Penyangga dan sekitarnya tetap memiliki Kesempatan yang sama untut terlibat dalam proses operasional di PT AMNT sesuai Kualifikasi dan kebutuhan perusahaan.

Meminta Pemda melalui Disnaketran dan Diskominfotiksandi menginformasikan secara luas dan transparan pengelolaan tenaga kerja dan rekruetmen yang transparan.

Mendorong Pemda Sumbawa agar bernegosiasi dengan Perusahaan untuk Pembangunan BLK dan sertifikasi tenaga Kerja lokal atau pusat uji sertifikasi resmi.

DPRD Sumbawa meninta untuk meninjau ulang manajemen Batu hijau dan Elang Dodo sebagai bagian yang terpisah, sehingga manberikan Kemanfaatan yang maksimal bagi Kabupaten Sumbawa. (Using)

Previous articlePT AMMAN Akan Butuh 20 Ribu Tenaga Untuk Konstruksi
Next articleShin Tae Yong Minta Rumput JIS Segera Diperbaiki, Persija Butuh Lapangan Layak
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik