Sumbawanews.com,- Harry Kane memenangkan Ballon d’Or 2026, menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun yang menyabet trofi pemain terbaik dunia versi France Football. Penyerang Timnas Inggris dan Bayern Munich itu unggul atas nama-nama besar seperti Kylian Mbappé, Rodri, dan Lamine Yamal, berkat performa konsisten sepanjang musim lalu. Dengan penghargaan ini, Kane bergabung dengan hanya empat legenda Inggris sebelumnya yang pernah meraih Ballon d’Or.
Kane menjadi penerus tradisi gemilang pemain Inggris di puncak dunia sepak bola. Sebelumnya, hanya empat pemain dari Tiga Singa yang pernah memenangkan penghargaan bergengsi ini. Pemenang pertama adalah Stanley Matthews pada 1956, saat masih membela Blackpool. Ia mengalahkan bintang Real Madrid Alfredo Di Stéfano dan Raymond Kopa dalam pemungutan suara yang diadakan di London Palladium—lokasi yang kembali menjadi tuan rumah penghargaan tahun ini sebagai bentuk penghormatan atas sejarahnya.
Sepuluh tahun kemudian, Bobby Charlton menyusul jejak Matthews dengan meraih Ballon d’Or 1966, usai memimpin Inggris menjuarai Piala Dunia. Pemain Manchester United yang menjalani lebih dari 600 laga untuk Setan Merah itu menjadi simbol ketangguhan dan konsistensi di level klub maupun tim nasional.
Dua pemain lain yang menyusul adalah Kevin Keegan (1978, 1979)—satu-satunya pemain Inggris yang memenangkan Ballon d’Or dua kali berturut-turut—dan Michael Owen (2001). Dengan demikian, Kane menjadi pemain Inggris kelima dalam sejarah dan yang pertama sejak Owen 23 tahun lalu.
Prestasi Kane tidak hanya mengukuhkan namanya sebagai salah satu penyerang terbaik generasinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Inggris yang bermimpi meraih puncak karier di level global. Dengan trofi emas di tangan, ia kini berdiri sejajar dengan para legenda yang membentuk sejarah sepak bola Inggris.















