Sumbawanews.com,- Kepala BRIN Arif Satria mengumumkan siap melakukan uji coba inovasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan pati singkong sebagai retardan api, bersama teknologi modifikasi cuaca Dumikron dan coSAT, serta es kering yang sudah digunakan di lapangan. Uji coba ini akan dilakukan minggu ini, setelah koordinasi intensif dengan TNI AU, BNPB, BMKG, dan Kemenhub. BRIN telah menguji coba bahan aktif Ammonium Polyphosphate (APP) yang menjadi pendukung pati singkong, dan menyatakan bahwa teknologi tersebut sudah siap diterapkan di lapangan. Inovasi ini akan dikombinasikan dengan alat-alat modifikasi cuaca yang sudah digunakan bersama TNI AU, guna meningkatkan efektivitas penanganan karhutla secara terpadu.














